Apakah Ayam Warna-Warni adalah Ayam Potong atau Broiler?

Apakah teman-teman pernah melihat atau menjumpai ayam warna-warni? Itu loh anak ayam yang sering dijual di pasar dengan warna yang begitu mencolok nan terang. Dinamai ayam warna-warni karena ayam tersebut telah diwarnai sehingga tampilannya begitu menarik perhatian utamanya bagi anak-anak. Warna anak ayam tersebut di antaranya ialah merah, hijau, biru, oranye, dan lain sebagainya.

Seiring pertumbuhannya, warna pada ayam warna-warni perlahan akan menghilang atau memudar tertutupi oleh bulu berwarna putih. Hingga akhirnya tak ada lagi yang tersisa dari warna tersebut, saat itu barangkali kita telah menyimpulkan bahwa ayam warna-warni adalah ayam potong atau broiler. Benarkah?

Saya yang penasaran dengan hal ini segera mencari tahu di internet. Bahkan saya pun mencari video-video tentang ayam warna-warni di youtube juga membaca berbagai komentar pada video tersebut. Hingga akhirnya saya menyimpulkan bahwa kebanyakan ayam warna-warni adalah ayam layer atau petelur jantan. Ha! Mengapa bisa?

Alasannya yaitu pertama, sebagaimana yang kita ketahui bahwa ayam layer atau petelur dipelihara dengan tujuan utama untuk diambil telurnya. Sehingga ayam petelur jenis kelamin jantan memiliki nilai ekonomi yang lebih rendah daripada betina karena tak bisa bertelur. Alhasil banyak yang menjadikan anak ayam petelur jantan ini sebagai ayam warna-warni sebab lebih menguntungkan. Oleh karena itulah biasanya ayam warna-warni ketika besar ternyata jantan.

Hal ini berbeda dengan ayam broiler atau pedaging. Jantan atau betina sama saja, sebab dagingnyalah yang menjadi tujuan utama bukan telurnya. Sehingga tak ada masalah soal jantan atau betina, paling hanya persoalan bobotnya saja yaitu jantan biasanya lebih besar dibandingkan betina. Ini menurut kesimpulan saya loh ya.

Kedua, warna bulu ayam petelur (layer) itu bermacam-macam bukan hanya didominasi warna cokelat tetapi ada juga yang didominasi warna putih. Awalnya saya juga mengira bahwa ayam warna-warni yang jantan itu sebagai ayam broiler atau pedaging sebab warna bulunya didominasi putih mirip ayam potong. Sedangkan ayam petelur yang biasa saya lihat berwarna cokelat.

Namun setelah saya cari gambar ayam layer jantan di google, ternyata oh ternyata warna bulu ayam layer jantan ada juga yang didominasi warna putih dengan sedikit warna cokelat. Betul-betul tampak seperti ayam warna-warni yang telah besar. Sedangkan warna bulu ayam broiler atau pedaging biasanya hanya berwarna putih saja. 

Warna bulu ayam petelur jantan yang didominasi warna putih (gambar dari investasiuntung.com)

Ayam jantan broiler (gambar dari youtube.com/Bayu Aditia Wardana)

Jadi begitu ya teman-teman. Berdasarkan dua alasan itulah saya menyimpulkan bahwa kebanyakan ayam warna-warni itu adalah jenis ayam petelur (layer) putih yang berjenis kelamin jantan. Namun hal ini hanya kesimpulan saya saja ya, sekalipun benar tentu saja tak mutlak karena bisa saja ada ayam warna-warni yang berjenis broiler atau pedaging.  Teman-teman bisa mencari referensi lain untuk menambah pengetahuan terkait hal ini, oke, sekian.

Bagi yang ingin belajar lebih dalam terkait "beternak ayam," kalian bisa mengunjungi channel ini ya

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Iya benar,, barusan aku nyembelih ayam itu,, kirain pedaging, tnyt pahanya panjang tdk spt pedaging

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cocok Mbak. Kebanyakan ayam petelur jantan. Tapi aku baru2 ini pelihara ayam warna-warni, ternyata broiler semua. Jadi mungkin tidak dapat dipastikan sih jenisnya sebelum anak ayam tersebut mulai tumbuh besar. Terima kasih telah membaca tulisan ini 😊

      Hapus

Silakan berkomentar dengan bijak dan santun. Penulis akan segera membalasnya. Terima kasih