Apakah Ayam Petelur (Layer) Bisa Menghasilkan Keturunan?

Apakah ayam petelur (layer) bisa menghasilkan keturunan? Jawabannya tentu saja bisa. Mengapa seperti itu? Sebab pada dasarnya ayam petelur atau layer adalah hewan yang fertil atau dapat berkembang biak. Lawan dari fertil ialah steril yaitu mandul atau tak dapat berkembang biak. Suatu hewan menjadi steril atau tak dapat berkembang biak salah satu alasannya ialah karena merupakan hasil perkawinan beda spesies seperti yang terjadi pada tongki.

Sedangkan ayam petelur bukanlah hasil kawin silang beda spesies. Untuk menghasilkan ayam petelur, tetap sesama spesies ayam yang dikawinkan. Hanya saja jenis ayamnya berbeda, supaya ayam petelur yang dihasilkan dapat mewarisi keunggulan dua jenis ayam tersebut. Perkawinan seperti itu contoh sederhananya semisal antara ayam kampung dengan ayam bangkok.

Jadi apakah telur ayam petelur (layer) bisa ditetaskan? Jawabannya bisa tetapi syaratnya telur tersebut haruslah terbuahi artinya induk ayam petelur haruslah melalui proses perkawinan sebelum bertelur. Jika tidak, maka telur-telur tersebut tak akan menetas. Untuk telur-telur ayam petelur yang biasa dijual di warung-warung itu adalah telur yang tak terbuahi, jadi jangan ditetaskan karena percuma saja, tak akan menetas.

Ayam petelur (gambar dari ayamjoper.id)

Setelah melalui proses perkawinan antara ayam petelur betina dengan jantan, maka sang betina akan menghasilkan telur yang terbuahi atau dapat menetas. Jika ingin ditetaskan maka gunakan mesin tetas atau dititip pada induk ayam kampung atau bangkok untuk dierami sebab induk ayam petelur tak sedikit yang sudah tak bisa mengerami, tetapi jika bisa mengerami ya alhamdulillah, biarkan dierami. Telur-telur yang menetas disebut DOC atau Day Old Chick. 

Sayangnya karena ayam petelur yang biasa dipelihara atau diternakkan adalah final stock maka DOC yang dihasilkan akan menurun kualitasnya seperti lebih mudah mati, terserang penyakit, dan lain-lain. Oleh karena itu jika ingin menghasilkan DOC indukan ayam petelur berkualitas maka yang dikawinkan bukan final stock dengan final stock atau bukan sesama ayam petelur yang biasa kita jumpai di kandang-kandang peternak. Melainkan sesama parent stock yang nantinya akan menghasilkan final stock yang dipelihara untuk menghasilkan telur.

Mendapatkan parent stock kemungkinan sulit belum lagi proses perkawinannya yang memerlukan waktu. Sehingga memang disarankan untuk memesan anak ayam atau DOC-nya langsung agar tak susah lagi. Daripada ribet mengawinkan segala, iya 'kan? Dengan begitu fokus kita hanya pada pembesaran DOC yang merupakan final stock, indukan ayam petelur berkualitas.

Satu lagi pertanyaan, apakah ayam petelur yang final stock ini dapat dikawinkan dengan ayam kampung atau ayam bangkok? Jawabannya bisa. Malah jika perkawinannya antara ayam petelur betina dengan ayam kampung jantan maka akan menghasilkan ayam Joper (Jawa Super) unggul. Sedangkan jika perkawinan antara ayam petelur jantan dengan ayam kampung betina maka akan menghasilkan keturunan dengan warna bulu yang lebih mengikut pada ayam petelur atau layer, bagi yang penasaran, bisa ditonton di sini, jangan lupa di-subscribe ya.

Ayam Joper (gambar dari ayamjoper.id)

Kesimpulannya ialah ayam petelur atau layer bisa menghasilkan keturunan karena merupakan hewan fertil (dapat berkembang biak). Ayam petelur yang biasa dipelihara untuk diambil telurnya adalah final stock sehingga jika dikawinkan kembali dengan sesamanya maka menghasilkan DOC yang kualitasnya menurun. Oleh karena itu tak disarankan mengawinkan kembali ayam petelur untuk menghasilkan DOC, belilah langsung DOC ayam petelur di produsennya. Kecuali jika ingin langsung mengawinkan sesama parent stock.

Kemudian telur-telur ayam petelur yang biasa kita temui di warung-warung adalah telur-telur yang tak terbuahi artinya tak bisa menetas, jadi jangan coba-coba menetaskannya, bisa rugi nan menyesal, hihi. Telur ayam petelur bisa menetas jika terbuahi. Ayam petelur bisa dikawinkan dengan ayam kampung atau ayam bangkok. Perkawinan ayam petelur betina dengan ayam kampung jantan menghasilkan ayam Joper (Jawa Super). Sedangkan perkawinan sebaliknya akan menghasilkan ayam yang memiliki warna bulu yang lebih mengikut pada ayam petelur atau layer, bisa ditonton di tautan sebelumnya.

Terakhir, bagi yang ingin belajar beternak ayam petelur, kampung, dan bangkok, silakan kunjungi channel Pak Priyo, yaitu Chickenku Channel Ternak Rumahan direkomendasikan sekali. Bahkan tulisan ini pun banyak mengambil informasi dari video-video di channel Pak Priyo, jangan lupa di-subscribe ya. Sekian.

Posting Komentar

0 Komentar