Sudah lama sekali saya tidak menulis lagi dan menambah tulisan di blog ini. Sungguh sangat lama hingga ada teramat banyak kisah dan pengalaman saya yang terlewat dan tak mampu saya abadikan di dalam blog sederhana ini, huhuhu. Terhitung sejak saya mengikuti program dari Kemdikbudristek yaitu kampus mengajar di Lauwa pada bulan februari 2022 lalu, PLP Lanjutan di MA Syekh Syusuf, P2K di SMAN 9 Pangkep, kuliah luring di bulan oktober, hingga sekarang saat saya sibuk bergulat dengan proposal penelitian, ahh semuanya luput saya abadikan ke dalam tulisan.
Menulis adalah panggilan jiwa, banyak ide, gagasan, konsep, pemikiran yang tak mampu diungkapkan lewat kata-kata atau lisan sehingga menuangkannya ke dalam tulisan menjadi jalan bagi saya dan juga bagi orang lain untuk berkisah, berbagi pengalaman dan informasi. Menulis bukan hanya tentang menuangkan gagasan, tetapi juga tentang berbagi perasaaan. Ketika saya sedih dan tak memiliki teman untuk bercerita haha sedihnya, maka menulis adalah pilihannya. Saya tak perlu ragu untuk bercerita, tak perlu takut untuk dihakimi atau dipotong duluan sebelum cerita usai, sebab dengan menulis kita mampu meluapkan segala emosi yang mungkin saja telah lama terpendam.
![]() |
| Ilustrasi (Gambar dari pixabay.com) |
Saat saya menulis tulisan ini, saya sedang puasa haha, ini puasa ke-14, artinya sudah pertengahan, Ramadan di tahun 2023 akan segera pergi. Di saat yang bersamaan pula saya mesti segera bimbingan proposal penelitian dan mengejar target untuk diwisuda di tahun ini. Keluarga sudah bawel, bertanya kapan saya wisuda, kapan saya lulus kuliah, ahhh penat dengarnya, apalagi dengar harapan orang tua yang Masyaallah tinggi sekali. Semoga harapan itu dapat menjadi doa untuk saya yang terkabul, tetapi sejujurnya saya tertekan, hihihi.
Berada di semester akhir memang tak seindah saat menjadi mahasiswa baru. Kebersamaan dengan teman-teman seperjuangan tidak sering lagi kita rasakan, hmm begitulah yang kurasakan kini. Komunikasi lebih banyak dilakukan secara daring, utamanya via whatsapp. Itu pun sebatas menanyakan perkembangan proposal hahaha. Ya begitulah hidup kasihan ☹

0 Komentar
Silakan berkomentar dengan bijak dan santun. Penulis akan segera membalasnya. Terima kasih